•  

     

    FROMAGERIE, KEJU PRANCIS 

     

    cheese dairy in Croix-rousse market

    Cheese dairy in the Croix-rousse market

     

    Fromagerie artinya tukang keju dan susu. And ada yang nulis, Presiden Perancis Charles de Gaule : How can anyone govern a nation that has two hundred and forty-six different kinds of cheese? (baca : Bagaimana orang bisa memerintah bangsa yang punya 246 jenis keju – mungkin artinya mengatur bangsa yang punya 246 selera dan keinginan --- Pembahasaan penulis : kalau peribahasa kita – rambut sama hitam, selera bisa beda… ini dari selera aja udah beda gitu, gmana rambutnya ???  cek cek cek --- gak nyambung kayanya, tapi pokoknya gitulahEmbarassed )

    Nah kalau mau tau berapa jenis keju yang ada di sini ini link nya : http://www.cheesesoffrance.com

    Jadi keju ternyata ada yang dari susu sapi, susu kambing, and susu domba.

    Dari situ juga bisa dibagi, ada yang soft, semi soft and hard dan yang warnanya biru, maksudnya banyak jamur birunya.

    Dari rasa ada juga kelompoknya, yang rasanya lembut, sedang atau kuat.

    Selain di toko yang namanya fromagerie itu, keju dijual di pasar traditional. Moment memilih adalah moment yang menarik karena ini always surprising karena belum pernah coba sebelumya.

    Ada keju yang dibuat dalam ukuran kecil atau sekitar 250 gr tapi ada banyak keju yang dibuat dalam ukuran yang gede gede , jadi kalau beli tinggal bilang mau sekian gram.

    Ketika ngobrol, di Indonesia ada keju apa aja dan kata gw Keju Cheddar udah top di Indonesia … mereka bilang wah itu mah bukan keju.. kurang strong rasanya. Tongue out

    Pertama datang ke istana ini,  keju yang tersaji adalah jenis MORBIER, ternyata kata om Wikipedia ini berasal dari nama desa Morbier di area Franche Compte… gak tau di mana nih di Perancisnya. Rasanya soft keras, gak terlalu asin ada garis biru di tengahnya.

    Terus,  ada keju dari kambing, bentuknya cenderung kecil kecil, diameter 5 cm lah dan rasanya strong.

    Keju Cammembert, nah yang ini pasti udah sering kita denger nya, dijual 250 gram an, buatan pabrik, katanya kalau enak tuh yang creamy. Kalau gak creamy itu belum mateng bener. Sayangnya ketika gw beli, belum creamy bener, tapi udah keburu abis ketika belum waktunya creamy hahaha… dasar - gourmand, kata orang sini (si rakus --- LaughingEmbarassedTongue out).

    And sewaktu sowan ke desa tetangga, gw disuguhin keju creamy banget, kaya toppingnya pizza waktu panas, namanya COULOMMIERS, ternyata itu jenis brie katanya- king of cheese, buatan paris… orang lyon suka agak allergy dengan buatan Paris… mereka akan bilang… ah itu mah buatan paris… kenapa ya mmm…(gw sih gak ada dendam pribadi ama orang paris jadi enjoy aja tuh coulommiersLaughing)

    Biarin aja… yummy pokoknya Coulommier teh. Kenapa teh ? kan keju  ya yang dibahas…biasa orang Bandung, keukeuh… makan keju juga 'teh' nya gak ilang  Tongue out

     

     

    the site "fromages-de-terroirs.com" lists, just in Rhone-Alpes, a dozen cheeses.

     


     Oh iya, bagi orang Perancis, ritual makan tanpa keju, kaya kurang sempurna - kurang nendang  katanya CoolLaughing

    Nah hari ini keju di base camp lagi jenis FOURME D’AMBERT, ada jamur birunya. Ternyata ini termasuk jenis keju klasik katanya.

    Wah thanks to internet, ternyata baru nemu, ternyata ada caranya motong keju and jenis pisau untuk keju. Ini link nya untuk know better : http://www.fromages.com/decoupe.php

    Pantesan gw pernah salah waktu potong keju Cammembert waktu itu. Phew… banyak banget yang harus dipelajari.

    Harga keju disini murah, untuk Cammembert 250 gr, merk Coeur de Lion 1.9 Euro sama dengan  Rp 24000 lah, kalau di bandung lebih mahal ya. Kraft aja 200 gr harganya  Rp 17 000, betul gak ?

    For your info : Makan keju adalah selalu bagian dari ritual makan, sebelum desert pasti disediakan keju… mmm tanpa keju belum sip katanya.

    Ada toko keju yang terkenal dekat base camp : fromagerie Didier Galland. Ini linknya : http://www.fromageriegalland.com/

     

    "Nah hari ini keju di base camp lagi jenis FOURME D’AMBERT, ada jamur birunya. Ternyata ini termasuk jenis keju klasik katanya"

     

    And jam bukanya : kalau jam 12.30 sampai 15.30 tutup, ritual makan , makan, dan makan.. makan lebih penting dari bisnis

    Searching tentang keju di internet bias ngabisin 5 sks kali, makin banyak dibuka makin banyak standard dan aturannya. Jadi udah dulu ceritanya.

    Ini ada surga nya keju : http://www.univers-fromages.com/ 

    Sedikit mengenai produk dairy yang lain, disini kebanyakan udah gak pake system Pasteurized, tapi pake system micro  filter -micro filtre. Bedanya kalau pasteurized system, susu dipanaskan dengan suhu dan waktu tertentu supaya membunuh bakteri, sedangkan system micro filter, susu disaring dengan saringan yang besarnya tertentu untuk menyaring bakterinya, tanpa memanaskan. Jadi tidak merusak protein dan vitaminnya, akibatnya susu fresh lebih lama dan rasanya lebih creamy… bagi pecinta susu… you need to taste the different hahaha…

    Ini link yang membantu  : http://www.fitnesstipsforlife.com/microfiltered-milk.html

    Semoga, susu Ultra akan mengadopt system ini  SEGERA ya.. AminKiss

    Joke : Orang Perancis kalau di foto gak bilang 'cheese' kali ya --- tapi " fromage" --- wah hasilnya kayanya beda lol

     

    a well-stocked cheese board


    votre commentaire


  • Ritual Makan - Boulangerie



    the french 3.14 million of bread are produced each year in France, 74% of bread purchased are "baguettes" (SOFRES 2002)

     

    Hal baru yang gw temuin di sini adalah ritual makan. Gak tau gimana harus mulainya, banyak banget yang baru. Jadi gw certain aja yang gw inget.

    Atelier du boulanger, Croix-rousseBoulangerie atau toko roti , di sini dijual aneka ragam roti dengan berbagai macam bentuk dan ada kue tart and pie gitu.

    Pain - adalah jenisnya roti perancis itu yang berkulit keras yang warnanya coklat. Tapi sini banyak bentuk dan ada yang bertopping juga.

    Brioche - ini adalah roti manis, ada yang pake isi ada juga yang kosong.

    Yang gw suka, namanya Pain du chocolat, kulitnya kaya pastry, isinya coklat... mmm..tidak pernah bosen.

    Tarte or tartelette - itu kue kaya pie dengan topping, kan kalau pie tanpa topping ya?

    Kue tart nya macem-macem rasa dengan bentuk yang cute cute pula, tapi kayanya gak banyak kue rasa keju kaya di kita dengan cheese cake nya. Mungkin keju ya keju aja, jangan dimakan pake kue atau roti. Pernah cobain tartette au citron (tart dengan topping citrun)... wuiiih.. enak sih tapi ya ampun manis and asem bener.

    Di boulangerie hampir gak pernah ngeliat roti putih yang seperti yang biasa kita makan untuk sarapan, ada sih kalau mau, tapi cuma di supermarket yang ada. Tapi french people lebih suka roti yang kulitnya keras, mungkin karena cara makan mereka yang beda dengan cara kita makan roti putih itu dan juga roti yang keras ini tahan lebih lama dibanding roti putih itu. Mereka makan roti itu dengan cara disobek, kalau di Bandung, pasti keliatan kaya orang kampungan, yang makan roti sambil ngebersihin piring dari soup or makan keju pake roti sambil ngebersihin pisaunya.

    Waktu makan di rumah orang lain, ada orang yang ngebershin piring dari sauce dengan sangat cekatan pake roti itu and sambil sibuk ngomong… and for sure ngomong Prancis yang cepet itu.

    Bakery on Croix-Rousse market

    Jadi gw buat joke baru, orang perancis itu makan and ngomong sama cepetnya kaya TGV-kereta cepat mereka. Eh si orang perancis bukannya marah, tapi malah jawab, memang kita sih kaya Hamster, kalau ngomong, makanannya di simpen di pinggir dulu (di pipi maksudnya )Laughing

    Nah boulangerie ini ada di tiap sudut mata memandang, and selalu sibuk , bahkan gw pernah liat sampe pembeli antre kejalan nunggu beli roti… no idea apa yang hebat di toko roti ini. Nih gw ambilin foto toko rotinya, tapi lagi sepi … namanya ATELIER BOULANGERIE… lokasinya di Boulevard Croix – Rousse. 

    Nah kalau kita di Indonesia, sering liat bawa bungkusan nasi bungkus or bungkusan nasi padang, nah disini orang orang teh banyak yang bawa roti di kantongin, atau jalan sambil makan roti panjang itu, gak tahan lapar kale ye …

    Sekedar info, kalau ke pasar tradisional, karena banyak juga orang dari afrika, seperti maroco, jadi banyak juga roti mereka yang tanpa ragi itu, atau ada yang seperti martabak... belum pernah coba hanya liat aja di pasar jadi gak bisa cerita rasanya.


    1 commentaire


    Suivre le flux RSS des articles de cette rubrique
    Suivre le flux RSS des commentaires de cette rubrique